Taman Zakat

11 May 2026

PELATIHAN MANAJEMEN QURBAN: PASTIKAN SEMBELIHAN HALAL, HIGIENIS, DAN SESUAI SYARIAT

✍ Maisya Khoirullia Afni 0 Komentar

Sidoarjo – Minggu, 10 Mei 2026 telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Qurban dan Sembelih Halal yang bertempat di Masjid Baitul Haq Ketintang Permai. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Tim JULEHA (Juru Sembelih Halal) RPH (Modin) Perseroda Surabaya yang berpengalaman dalam bidang penyembelihan halal serta manajemen qurban. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara pelaksanaan qurban yang sesuai syariat, profesional, aman, dan higienis. Materi yang disampaikan mencakup dari awal hingga akhir, mulai dari Fiqih Qurban, Manajemen Qurban, hingga Teknik Handling Pisau. Selain teori, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan alat, area penyembelihan, serta tata kelola distribusi daging qurban agar lebih tertib dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

 
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan partisipasi aktif dari para peserta. Sebanyak 50 peserta turut hadir, yang berasal dari berbagai masjid, musholla, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pelaksanaan qurban sesuai syariat dan standar halal. Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber terkait berbagai persoalan yang sering terjadi saat pelaksanaan qurban di lingkungan masyarakat.
Puncak dari kegiatan ini adalah sesi praktek langsung penyembelihan, di mana para peserta tidak hanya sekadar menonton, tetapi terlibat aktif dalam memahami anatomi leher hewan dan titik kritis penyembelihan. Peserta dilatih untuk mengeksekusi penyembelihan dengan satu kali irisan yang mantap guna memutus tiga saluran (jalan nafas, jalan makanan, dan pembuluh darah) secara sempurna.

   
Sesuai standar JULEHA (Juru Sembelih Halal), praktik ini mengajarkan cara merebahkan hewan tanpa stres dan teknik penyembelihan yang meminimalisir rasa sakit pada hewan qurban. Dengan terjun langsung dalam praktik ini, para peserta kini memiliki kepercayaan diri dan keterampilan teknis untuk memastikan hewan qurban disembelih secara syar’i dan higienis.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi bagian dari penggerak pelaksanaan qurban yang amanah, profesional, dan sesuai tuntunan syariat di lingkungan masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pelaksanaan qurban yang tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, keamanan pangan, dan kesejahteraan hewan. Panitia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang memahami standar penyembelihan halal modern, mampu menjadi panitia qurban yang terampil, serta siap melayani umat maksimal.

Topik terkait:

Bagikan artikel: